Dana Eksplorasi dan penelitian Mars dipotong
JakartaTegalbahari.com – Lembaga penelitian luar angkasa Amerika Serikat, NASA, diminta untuk memotong pengeluaran untuk eksplorasi planet Mars dan meningkatkan pendanaan untuk penerbangan luar angkasa berawak dan teknologi keruangangkasaan.
Ini artinya Amerika Serikat akan mendorong kerjasama misi ke planet Mars dengan pihak di Eropa, seperti dilaporkan oleh BBC News minggu lalu, dan dipantau oleh ANTARA News, di Jakarta, Selasa.
Charles Bolden dari pihak NASA mengatakan, “Tidak diragukan lagi keputusan sulit harus dibuat,” katanya di Washington DC.
“Tetapi ini merupakan penggunaan keuangan yang stabil dan mendorong NASA untuk mendukung pertukaran portofolio,” tambahnya lagi.
Secara keseluruhan, NASA akan menerima sekitar 17,7 miliar dolar untuk anggaran tahun depan, dengan anggaran keuangan yang datar untuk beberapa tahun ke depan.
Di saat anggaran keuangan yang datar, NASA perlu untuk membayar misi Teleskop Antariksa James Webb sebuah misi yang besar.
Anggaran keuangan tersebut juga memiliki komitmen untuk melanjutkan pendanaan terhadap pengembangan roket besar dan sistem kapsul yang dapat membawa astronot berada di orbit Bumi seperti Bulan dan asteroid.
Kehilangan yang besar dalam prioritas keuangan ini adalah pengembangan pengetahuan terkait planet secara umum dan eksplorasi planet Mars secara khusus. Dana yang akan dikucurkan sekitar 360,8 miliar dolar, sebuah pengurangan hampir 40% pada estimasi tahun keuangan 2012.
“Akibatnya, NASA tidak akan bergerak ke depan dengan kesempatan program 2016 dan 2018 ExoMars bekerja sama dengan Lembaga Antariksa Eropa,” tambah Bolden.
Pakar kebijakan ruang angkasa John Logsdon mengatakan kepada laman Space.com, “Mendukung anggaran keuangan ini adalah tidak melakukan program jangka panjang planet Mars yang berakhir dengan misi mengambil sampel planet Mars.”
Pihak NASA mengatakan eksplorasi Mars akan bekerjasama dengan pihak rekanan dalam mengembangkan strategi Mars yang terintegrasi, meskipun detail ini masih kurang.
Mars Science Laboratory (MSL) rover atau kendaraan yang dibuat untuk meneliti Mars akan mendarat di planet merah tahun ini dan misi Maven untuk mempelajari atmosfer Mars akan terus berlanjut pada 2013.fjr/tb
sumber:Antaranews.com






















